Pages

ayah

ini tulisan dari seorang chairani uni untuk ayahnya chairil anwar,
yang sudah tidak lagi hadir sejak 15 taun yang lalu
yang sudah terkemas kokoh menjadi nisan yang hanya bisa dikunjungi setaun sekali saat lebaran.
ini surat dari anakmu..
yang selalu yakin ditemani walalupun tak ada satupun di sisi
yang selalu mengirimkan doa, dan sedikit titipan air mata.
yang selalu merasa lengkap walaupun ada nanah besar sebagi tanda kekosongan.
ini tulisan dari seseorang yang rapuh ayah..
saat mereka memamerkan sosok ayah kebanggaannya
saat itu pula manusia yang merapuh ini menunduk tak punya apa-apa
mengusap hati sendiri dan meyakini kalau semua akan baik-baik saja.
ini goresan tinta dari gadis kecilmu ayah
saat ia iri pada teman-temannya yang belajar sepeda, atau motor atau mobil dengan tuntunan tangan kekar bapaknya
sedangkan ia hanya bisa menjalani itu semua dengan tangan kekar orang lain yang entah siapa.
ini lenguhan dari buah kasihmu ayah..
semoga ayah melihat dari sana
dan semoga tuhan rajin membuatmu tertawa juga


oh ya..sebentar lagi gadismu yang berambut lurus rapi dan selalu berponi ini akan jadi sarjana, selalu ingin ada kedatangan ayah yang dengan bangga melihat gadisnya bertoga

btemplates

6 comments:

Kabasaran Soultan mengatakan...

Hmmmmmmm..... sebuah curahan hati dari lubuk yang paling dalam dari seorang anak yang sangat mencinta sang ayah.
Aku dapat pastikan betapa bahagianya sang ayah di atas sana.
Satu hal yang perlu diingat ..... Yakinlah bahwa ALLAH tahu apa yang terbaik buat hambanya .....
Ikut merasa betapa bangga dan bahagianya sang ayah punya anak seperti kamu.

e.wijayanti mengatakan...

Terharu...
Selamat ya Chairani atas toganya :)
Bersemangat!

G mengatakan...

Sangat terharu, ah Uni.. ayah kamu pasti bangga punya anak seperti Uni. GBU.

Joni-Joni-Joni mengatakan...

mb uniiiiiiiii...duh ternyata ..mbag tuh anaknya sastrawan yang mengenalkan saya pada sastra hehehehe...seneng banget bisa tau..n saya yakin pasti beliau sangat bangga dengan mba uni...sukses ya...

duniaputri mengatakan...

hey, benarkah eta chairil ayahmu? yah, saya kadang mengamini ia sebagai My Grand Father From Another MOther Father. sebagai, ia dahulu berkata padaku : kamu ini perempuan jalang, dari kumpulannya terbuang!
maka, dijadikannya olehnya sajak. hehek..
oia, selamad atas toga km dan ikut berempati terhadap ia yang telah tiada. trims atas kunjunganmu padaku sayang...

Andie Gokil mengatakan...

terharu sob.
ajib bener nih posting.
:D