Pages

sedikitceritadarikampustercinta

ini satu cerita saya.
minggu kemarin saya dapat kabar bahwa beasiswa yang saya ajukan 4 bulan lalu ternyata sudah turun.
dengan langkah kaki ceria saya datang ke bag.kemahasiswaan, 10 menit kemudian saya keluar ruangan dengan senyum mengembang dan amplop di tangan.

besoknya teman saya yang sama-sama dapet rezeki ngajak saya ketemuan.
"uni..kita mau kasih berapa ke bapak fakultas? klo ke bapak jurusan enaknya gimana ya?"

gimana apanya..loh...ko jadi ngomongin pembagian jatah begini..

saya baru paham ternyata "tanda terima ksih" masih berlaku dan dianut kuat dikampus ini.
setelah obrolan panjang dan tak menyenangkan, inilah kesimpulan kami :
kita berdua kasih amplop 50 rebu untuk fakultas.artinya 25 ribu ewang

kita berdua harus merelakan 150 rebu untuk disetorkan ke bapak jurusan. karena gosipnya si bapak satu itu sedang keranjingan bisnis MLM, jadi mahasiswa yang dapet beasiswa katanya wajib ikutan MLM itu.
(wajib = klo bisa ikutan yaa ikutan , tapi klo nekat ga ikutan bakal dicap "ga tau terima kasih" dan dipersulit masalah administrasi)

belum lagi, katanya kita musti patungan beli kue buat bapak bag.kemahasiswaan yang katanya minta "tandaterimakasih" juga

kurang lebih begini deh itungannya :
beasiswa 1 bulan Rp.200.000
200.000-150.000-25.000-15.000=10000
haha..kebagian cm 10 rebu dah bulan ini.

yah supaya 190.000 rebu saya jadi amal..saya terpaksa ikhlas aja
(diterima tuhan ga yah ikhlas saya?)==============================================================================================

ini satu lagi cerita saya.
proses administrasi UPI menyebalkan!!sangat.
2 tahun yang lalu saya kontrak mata kuliah
kapita-selekta-matematika-2.
karena masih jadi mahasiswi bego saya dapet E.

1 tahun yang lalu dengan lebih optimis saya mengulang mata kuliah kapselmat2.
dan dengan perjuangan 3 hari 2 malem sebelum ujian sibuk bolak-balik buku, coret-coret kertas, ditambah mimpi buruk saking gemetaran phobia nilai E
akhirnya saya dapet A.

cerita berlanjut, dosen saya sakit tipes jadi dia telat ngumpulin nilai mahasiswa.

baru 1 bulan lalu saya sadar saat liat komputer di BAAK.
kapita selekta matematika 2------3 sks-----nilai: BL.
(BL:belum lengkap/belum lulus/belum lancar/belum lihai entahlah..)
dodol! ko masih BL..

akhirnya saya urusin.ternyata ga gampang
begini langkah-langkahnya:
1.minta selembar kertas di jurusan.beress...
2.ke TIK.di tolak.katanya suruh ke BAAK.
3.ke BAAK.di tolak.katanya itu mah urusan TIK.setelah lobi-lobi akhirnya bapak yang sebenarnya baik hati itu mau bantu.
4.suruh ke jurusan lagi.katanya harus ada tanda tangan seseorang
5.ke BAAK lagi."tos neng..beres..tinggal lihat lagi aja 2 hari lagi pasti sudah rubah"


2 hari setelah hari "setrikaan" itu saya males cek, jadi tertunda lah..
akhirnya baru kemaren ini saya cek
kapita selekta matematika 2------3 sks-----nilai BL.
dodol!dodol! ko masih BL..

saya menghadap lagi sama bapak baik hati..dan inilah jawaban si bapak
"anu mana nya neng?hilap.."
terpaksa saya jelasin dari awal,dan akhirnya : ulangi langkah 1-5
dodol!dodol!dodol!
hari setrikaan terulang lagi.

hari ini saya cek lagi
kapita selekta matematika 2------3 sks-----nilai: A
alhamdulillah....


pesan bijak:
entahlah.....birokrasi gila!!

btemplates

1 comments:

srex aswinto mengatakan...

Hehehe...itulah bentuk nyata yg sangat umum dari korupsi...
Disini harga diri, intelektualitas, moral dan nurani 'mereka' di kebiri demi keuntungan materi.

Go to hell and f*ck for them (corruptor)!!