Pages

untukNYA

sebuah pertanyaan yang selalu menggelitik nalar dan pikir tak mampu menolak untuk berandai-andai.
sebuah pertanyaan tentang "tuhan.."
banyak orang yang selalu mempertanyakannya.selalu berhipotesa memberikan jawabannya. selalu menggali. tapi tetap saja tak pernah berhenti.
banyak juga orang yang tidak mempertanyakannya, entah karena sudah memahami atau karena tidak mau pusing berpikir atau malah takut merasa dosa bila terlalu mempertanyakan.
saya membaca buku pagi ini. inilah beberapa kalimat yang cukup membuat saya termenung di pagi buta ini..

"....pernahkah aku mengalami detik-detik, menit-menit, atau hari-hari saat aku berusaha mendatangkan tuhandari dalam diriku atau tuhan sengaja mendatangiku?"
( a cat in my eyes- fadh djibran)

benarkah kita dan tuhan berjarak?sehingga kita harus mendatanginya atau malah menunggu tuhan mendatangi kita
saat saya termenung.saya mulai menyadari bahwa saya punya sebuah keyakinan
bahwa tuhan selalu ada menemani saya, entah sebagai apa,
entah posisinya dimana.tapi saya selalu yakin tuhan ada.
dan pemikiran seperti ini sepertinya sejak dulu sudah saya pegang, hanya baru saat ini saya pahami.
tuhan selalu ada menemani saya bersepeda saat SD dulu, dia jadi saksi saat suatu hari saya terjatuh dari sepeda dan kepala saya terbentur batu runcing, dan harus dijahit.
saya yakin dia ada di klinik itumelihat saya menangis karena darah yang terus-terusan mengalir dari kepala.
saya yakin tuhan yang menemani saya yang sedang dimarahi ibu karena ketauan bolos les waktu SMP. dia mungkin tersenyum waktu itu saat saya mencoba-coba pacaran dengan teman sekelas saat kelas 2 smp.
saya yakin tuhan menemani saya saat rok pendek berwarna biru berganti dengan rok panjang abu-abu.
dia mungkin merasa kesal saat saya melakukan hal-hal kecil yang tidak terpuji, saat saya selalu kesiangan datang ke sekolah, saat saya menjadi tumpuan teman-teman saat ulangan karena saya satu-satunya yang berani nyontek buku. saat saya dimarahi Bu Yani karena baju batik saya kependekan atau label nama yang lupa saya jahit. saat berulang-ulang saya membolos les dan kabur ke BIP. saat sepulang sekolah saya malah nongkrong di ruang osis atau malah berduaan di koridor lengang dengan pacar saya jaman sma dulu.
saya yakin tuhan menemani saya saat pagi itu saya membuka koran dan melihat nama saya tercantum pada kolom pengumuman kelulusan SPMB.
tak pernah ia absen menemani saya melewati tahun pertama..tahun kedua..tahun ketiga..sampai hari ini.
dia yang selalu menjaga saya sepanjang jalan baleendah-ledeng-kopo-baleendah.
dia yang menguatkan hati saya saat saya merasa terlalu letih.
dia yang mendengar semua keluhan yang saya gumamkan.
dia yang ikut senang saat saya tertawa lepas.
dia yang mengusap-ngusap kepala saya saat air mata membanjiri
dia ada.dalam setiap detik, menit, hari.
saya yakin itu.

lagi-lagi.dari buku yang tetap sama, saya kutip beberapa baris indah..

kau energi bagi setiap tenagaku
getar bagi setiap gerakku
darah bagi aortaku
pekik bagi setiap teriakku


kau adalah aku
nyawa dari nyawaku


untuk semua teman-teman.cobalah bertanya tentang tuhan.tak perlu mencari jawaban ke tempat jauh,lihatlah kedalam dirimu dulu

---------------------------------------------------------------------------------------
[ini hanya ocehan dari saya yang merasa akrab dengan tuhan walaupun shalat masih sering ompongdan baca al quran masih belang betong]

btemplates

3 comments:

TIZAR AZIZ mengatakan...

elegi kegamangan..curhat with god girl?

srex aswinto mengatakan...

Dulu waktu SMA, pas pelajaran Fisika, saya & teman2 pernah berdebat dg guru saya. Yaitu tentang hukum kekekalan energi. Dia bilang bahwa semua yang merupakan materi berarti memiliki energi (kekuatan). Lalu timbul pertanyaan; Tuhan itu apa...? diskusi makin 'ngawur'....timbul teori2 gendheng...ada yang bilang Tuhan adalah energi yang sangat besar/dahsyat yang memberi kehidupan di alam semesta...berarti kalo gitu Tuhan juga memiliki Massa...? Lalu di mana posisinya....
Pertanyaan itu jelas tidak terjawab...dan memang tidak perlu dijawab...karena kami merasa berdosa dengan menanyakan hal itu. Yang jelas kami yakin bahwa Tuhan itu ADA. Karena berkat Nya lah maka sampai saat ini aku masih hidup,dunia masih berputar....berbahagialah semua orang di dunia...(pesan temanku).

KEMEM mengatakan...

Tuhan? slalu dekat dgnmu saat kau dekat dengan-Nya.

ocehan yg melindas keangkuhan..